Pengguna Facebook Sekarang Bisa Mengontrol Data

Pengguna Facebook Sekarang Bisa Mengontrol Data

Dalam berbagai situs web kemudian aplikasi tetap gratis dan bebas untuk diakses sebab mendapatkan penghasilan dari pengiklanan yang berbasis daring. Jadi agar bisa menjaga ketertarikan pengunjung kepada produk-produk yang ditawarkan, maka situs web dan aplikasi biasanya memberikan data aktivitas dan pencarian pengunjung kepada pengiklan. Lalu pengiklan akan menayangkan suatu produk secara spesifik berdasarkan dari aktivitas pengguna.

Pengguna Facebook Sekarang Bisa Mengontrol Data


Coba bayangkan jika sebuah situs web penjualan pakaian yang ingin menayangkan iklan kepada orang-orang yang tertarik pada suatu desain sepatu terbaru. Maka mereka dapat mengitimkan informasi pada Facebook untuk mengatakan seseorang yang sedang menggunakan suatu gawai tertentu sudah melihat desain sepatu tersebut. Kalau informasi gawainya sesuai dengan akun Facebook orang tersebut, maka Facebook akan menayangkan iklan seputar desain sepatu tersebut pada orang itu.

Sebab setiap orang memakai lebih dari 80 aplikasi semasa hidupnya dan 40 setiap bulan, akan sulit bagi pengguna untuk mengetahui kemana dan apa saja data yang dibagikan. Jika menanggapi hal ini, maka Facebook berencana akan mengeluarkan fitur baru yang bernama Off-Facebook Activity (OFA).

Nah OFA ini akan memperlihatkan pada pengguna segala situs web dan aplikasi yang mengirimkan data aktivitas pengguna kepada Facebook melalui alat bisnis daring Facebook contohnya Facebook Pixel atau Facebook Login. Kemudian para pengguna juga dapat memilih untuk menghapus data dari suatu situs web dan aplikasi tertentu atau seluruh data yang sudah disimpan. Lalu pengguna juga dapat menonaktifkan aliran data dari suatu tempat secara spesifik atau seluruhnya.

Dan penghapusan data melalui fitur ini bisa mengganggu penayangan iklan. Facebook gak bisa lagi menayangkan iklan yang ditujukan spesifik kepada suatu pengguna sebab Facebook gak akan menggunakan data-data yang sudah dikumpulkan. Kemudian ini juga akan berlaku di Instagram dan Messenger.

Di harapkan agar fitur ini bisa berdampak pada bisnis, tapi memberikan kontrol ke para pengguna akan data mereka itu lebih penting.

Namun fitur ini baru bisa dinikmati oleh pengguna Facebook di Irlandia, Korea Selatan, dan Spanyol dan Facebook berjanji akan membuat fitur ini agar tersedia di negara-negara lain dalam bulan-bulan berikutnya. Semoga bermanfaat terimakasih.